Potret dan Hambatan E-Government Indonesia

Sejak John Naisbitt mempublikasikan bukunya yang sangat monumental pada tahun 1982 yang berjudul Megatrends 2000, teknologi informasi dan komunikasi sampai sekarang telah menunjukkan perkembangan yang begitu cepat. Sebagian besar area kehidupan manusia hampir pasti bersinggungan dengan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), baik yang sifatnya privat maupun publik. Karena itulah lahirlah transformasi kehidupan manusia yang serba berbasis TIK.

E-government adalah salah satu bukti transformasi area kehidupan dalam sektor publik yang diakibatkan oleh perkembangan teknologi informasi. Pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah seiring dengan semakin bertambahnya penetrasi Internet, sebagai bagian dari TIK, sekarang sangat mungkin meninggalkan prosedur lama yang terkesan kaku dan harus berbasis tatap muka. Seperti yang dialami oleh salah seorang tentara Amerika ketika memperpanjang Surat Ijin Mengemudi (SIM) sebagaimana termuat dalam bukunya David Holmes di bawah ini:

An American soldier renewed his Virginia state driver’s licence on Tuesday in December 1999. No big deal—except that it wa six o’clock in the morning and he completed the procedure in seconds without leaving the army base where he was stationed, across three state boundaries in Fort Benning, Georgia…etc..[i]

Fenomena di atas menunjukkan bahwa dengan e-government masyarakat sebagai pengguna pelayanan publik dapat menikmati pelayanan yang labih baik karena pelayan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan mudah tanpa dibatasi oleh dimensi ruang dan waktu. Kantor pelayanan publik buka selama 24 jam dan dapat diakses dari manapun. Pelayanan publik di Indonesia yang telah banyak dinilai oleh banyak kalangan belum menunjukkan kinerja yang memuaskan sangatlah mungkin salah satu alternatif pemecahannya adalah melalui e-government. Apalagi dengan telah ditetapkannya Undang-Undang No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), hal ini menambah peluang bahwa transaksi pelayanan publik diperbolehkan melalui e-government.


[] Holmes, Douglas (2001), E-Gov E-Business Strategies for Government, Nicholas Brealey Publishing, London.

Potret Dan Hambatan E-Government Indonesia

Oleh : Ali Rokhman

Izin

Cetak
  1. Pendahuluan

Sejak John Naisbitt mempublikasikan bukunya yang sangat monumental pada tahun 1982 yang berjudul Megatrends 2000, teknologi informasi dan komunikasi sampai sekarang telah menunjukkan perkembangan yang begitu cepat. Sebagian besar aspek kehidupan manusia hampir pasti bersinggungan dengan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), baik yang sifatnya privat maupun publik. Karena itulah lahirlah transformasi kehidupan manusia yang serba berbasis TIK.

E-government adalah salah satu bukti transformasi area kehidupan dalam sektor publik yang diakibatkan oleh perkembangan teknologi informasi. Pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah seiring dengan semakin bertambahnya penetrasi internet, sebagai bagian dari TIK, sekarang sangat mungkin meninggalkan prosedur lama yang terkesan kaku dan harus berbasis tatap muka. Seperti yang dialami oleh salah seorang tentara Amerika ketika memperpanjang Surat Ijin Mengemudi (SIM) sebagaimana termuat dalam bukunya David Holmes di bawah ini:

An American soldier renewed his Virginia state driver’s license on Tuesday in December 1999. No big deal—except that it was six o’clock in the morning and he completed the procedure in seconds without leaving the army base where he was stationed, across three state boundaries in Fort Benning, Georgia…etc..1

Fenomena di atas menunjukkan bahwa dengan e-government masyarakat sebagai pengguna pelayanan publik dapat menikmati pelayanan yang lebih baik karena pelayan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan mudah tanpa dibatasi oleh dimensi ruang dan waktu. Kantor pelayanan publik buka selama 24 jam dan dapat diakses dari manapun. Pelayanan publik di Indonesia yang telah banyak dinilai oleh banyak kalangan belum menunjukkan kinerja yang memuaskan sangatlah mungkin diperbaharui melalui e-government. Apalagi dengan telah ditetapkannya Undang-Undang No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), hal ini menambah peluang bahwa transaksi pelayanan publik diperbolehkan melalui e-government

Diskusi Toeri Organisasi (MAP)

Presenter:

  1. Momot Prabowo
  2. Eko Purwanto
  3. M. Fathurrahman
  4. Aqib Ardiansyah

Bagaiamana komentar Anda?

Diskusi Teori Organisasi (MAP)

Masih relevankah teori organisasi klasik dengan kondisi organisasi publik kita sekarang ini?

Presenter sesi ini silahkan menangapi kalau ada komentar:

  1. Emiraldo
  2. Nugroho
  3. Suci
  4. Winarno
  5. Septian

Tugas Sistem Informasi Manajemen

Tugas kuliah Sistem Informasi Manajemen (SIM) untuk Program Pascasarjana Magister Sains Ekonomi Manajemen, Unsoed adalah mempresentasikan hasil mempelajari bukunya Kenneth and Jane Laudon yang berlamat di SINI

Pembagian tugas MPP MAP

Pembagian tugas kuliah Manajemen Pelayanan Publik MAP [Download]

Agenda kuliah e-Gov MAP

Agenda Kuliah e-Government tanggal 10 dan 11 Oktober 2009 [Download]

Agenda Kuliah e-Gov Terakhir Minggu Depan 16 dan 17 Oktober 2009:

Setiap mahasiswa presentasi jurnal di kelas sedangkan file power point dikirim ke e-mail arokhmanjp@yahoo.co.jp dan arokhman@yahoo.com

Seminar

Dalam rangka memperingati Tri Windu FISIP diselenggarakan Seminar Internasional pada:

  • Hari/tanggal: Sabtu, 14 November 2009
  • Waktu: Pukul 08.00 s.d 17.00 wib
  • Tempat: Rektorat Unsoed lt 3 dan Kampus FISIP
  • Pembicara: (1) Hisamatsu Mitate (Japan), (2) HM. Solatun (Malaysia), (3) Kate Collier (Australia), (4) Yayha Muhaimin (Indonesia)

DOWNLOAD BROSUR

    Papers

    Paper saya yang sudah dipublikasikan:

    1. AVETRA [DOWNLOAD]
    2. Jurnal CIVIL SERVICE [DOWNLOAD]
    3. Cape Town Conference [DOWNLOAD]
    4. Policy Research Forum AIGRP [DOWNLOAD]
    5. Jurnal INOVASI [DOWNLOAD]

    Tawaran menarik

    Young Scholars Workshop (2009) terbuka bagi mahasiswa Postgraduate atau baru lulus (dari universitas apa saja – tidak harus Australia) – Seluruh biaya (akomodasi, perjalanan, dll) ditanggung AIGRP. Lebih detil buka http://www.aigrp.anu.edu.au/scholars/

    Call for Participation

    Kami membutuhkan partisipasi Anda dalam penelitian tentang e-Government yang sedang kami laksanakan dengan cara.

    1. Kunjungi website-website di bawah ini (daftar terlampir di bawah).
    2. Kirimlah e-mail ke pengelola website tersebut yang bersubyek apa saja yang intinya minta informasi atau pelayanan yang berkaitan dengan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) dari unit pemerintah yang bersangkutan.  Baca lanjutannya